Anak Kecanduan Game? Yuk Ketahui Jenis Terapi Rehabilitasi Mental untuk Mengurangi Tingkat Adiksi

Ilustrasi Kecanduan Game

Perkembangan teknologi yang cukup pesat merubah sikap masyarakat saat ini. Tidak hanya berakibat positif, kecanggiihan teknologi ternyata memiliki beberapa dampak negatif. Salah satunya berkembangnya game online yang bisa menyebabkan ketergantungan. 

Apakah anak anda termasuk mengalami kencanduan game? Ada beberapa terapi rehabilitasi mental yang dapat dijadikan sebagai pengobatan untukmengurangi tingkat adiksi.Yuk simak ulasan di bawah ini.

Jenis Terapi untuk Mengurangi Tingkat Adiksi

1. Cognitive Behavior Therapy (CBT)
Menurut situs http://gumilar.net/, terapi ini merupakan nama lain dari penyebutan terapi kognitif. Terapi ini sangat tepat digunakan untuk menangani masalah depresi maupun timbulnya rasa kecemasan. Terapi ini merupakan salah satu jenis psikoterapi yang bertujuan untuk melatih cara berfikir dan cara bertindak pasien. Berbagai masalah kesehatan mental yang dapat diatasi dengan terapi ini adalah fobia, gangguan bipolar, skozofrenia, trauma dan termasuk juga kecanduan game online.

Terapi ini dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya mengidentifikasi masalah, fokus mencari solusi, mencari cara mudah untuk memperbaiki pola pikir pasien, serta mendorongnya untuk selalu berfikir positif. Dalam mengidentifikasi masalah, terapis akan membantu mencari sumber penyebab masalah yang dihadapi oleh pasien. Dalam terapi rehabilitasi mental ini,  terapis akan membantu memisahkan masalah yang besar menjadi masalah-masalah kecil.

Setelah membagi masalah yang kecil tersebut, maka pasien akan dilatih untuk senantiasa berfikir positif ketika menghadapi masalah. Setelah dilakukan terapi,biasanya terapis akan membahas mengenai perubahan apa saya yang telah dilakukan. Sehingga penilaian mengenai ketepatan metode tersebut lebih mudah dilakukan. Selain cukup efektif, terapi ini juga tidak membutuhkan waktu yang cukup lama. 

2. Motivational Interview (MI)
Anak-anak dan remaja tentunya memiliki pola pikir yang berbeda dengan orang dewasa.Terapi Motivational Interview ini sangat efektif digunakan bagi pasien gangguan mental dari kalangan anak-anakmaupun remaja. Terapi ini tidak memaksa pasien untuk melakukan sesuatu yang diingikan oleh terapis, melainkan pasien dibebaskan menemukan solusi secara individual. Mengingat pengambilan keputusan untuk terapi metal sepenuhnya berada di tangan pasien.

Terapi rehabilitasi mental motivational interview menggunakan wawancara motivasi yang dilakukan untuk merngubah perilaku dan perasaan pasien. Melalui pendekatan spiritual, maka akan tercipta resolusi ambivalen dari si pasien sediri. Kondisi ini dapat merangsang pre frontal korteks sehingga berdampak positif, dimana pasien akan belajar untuk menghadapi tekanan yang dialami. Tujuannya menumbuhkan motivasi dari diri pasien untuk penyembuhannya. 

Ketika pasien dihadapkan oleh suatu masalah, maka terapi ini dapat membantu pasien untuk menidentifikasinya. Kemudian mengembangkan pola pikir yang lebih rasional dalam menyelesaikan masalah tersebut.Ada 4 prinsip utama dalam terapi ini antara lain express emphaty, Support self-efficacy, rool with resistance dan develop discrepancy.

3. Terapi Perilaku
Terapi rehabilitasi mental ini melibatkan modifikasi lingkungan untuk menurunkan motivasi terhadap kegiatan yang menyebabkan adiksi. Sehingga ketergantungan pasien pada sesuatu dapat dikurangi bahkan dihilangkan. Sebagaimana seseorang yang mengalami kecanduan game online perlu untuk menyusun rule. Terapi ini dilakukan dengan memberikan pengajaran kepada anak atau remaja yang mengalami kecanduan game online mengenai perilaku-perilaku yang umum. 

Tujuan dari terapi ini adalah untuk menghilangkan perilaku pasien yang tidak bisa diterima secara sosial. Selain itu, terapi ini juga bertujuan untuk membangun perilaku-perilaku sosial yang lebih bermanfaat dan diterima oleh lingkungan. Karena melibatkan lingkungan pasien, maka terapi ini perlu dukungan dari semua orang yang nantinya berhubungan dengan pasien yang terkena masalah mental tersebut untuk mendukung keberhasilan terapi ini.

Terdapat 3  macam terapi perilaku antara lain terapi perilaku kognitif, analisi perilaku terapan serta terapi pembelajaran sosial. Terapi perilaku kognitif  sering kali dilakukan bersamaan dengan penyembuhan psikoterapi. Beberapa gangguan yang bisa diatasi oleh terapi rehabilitasi mental ini selain kecanduan game online adalah fobia sosial, penyakit bipolar, skizofrenia, gangguan kepribadian dan gangguan stres pasca trauma.

Ada tiga jenis terapi yang bisa digunakan untuk mengurangi tingkat ketergantungan anak pada game online. Diantaranya Cognitive Behavior Therapy, Motivational Interview dan terapi prilaku. Ketergantungan pada game online merupakan masalah yang cukup serius karena bisa berakibat pada gangguan jiwa seseorang.  Maka dari itu, anda perlu membawanya ke tempat rehabilitasi mental, seperti pondok pesantran Nurul Firdaus.
Anak Kecanduan Game? Yuk Ketahui Jenis Terapi Rehabilitasi Mental untuk Mengurangi Tingkat Adiksi Anak Kecanduan Game? Yuk Ketahui Jenis Terapi Rehabilitasi Mental untuk Mengurangi Tingkat Adiksi Reviewed by Erna Wati on Februari 10, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar